Jatim News

Friday, April 17, 2026

Jembatan Gantung Garuda III Jadi Penghubung Harapan Warga Klojen

 


KOTA MALANG — Harapan itu kini terbentang di atas Sungai Brantas. Warga Kelurahan Klojen, Kota Malang, akhirnya memiliki akses yang lebih aman dan layak melalui pembangunan Jembatan Perintis Gantung Garuda III, sebuah infrastruktur yang lahir dari kebutuhan nyata masyarakat.


Selama ini, aktivitas warga terhambat oleh keterbatasan akses yang tidak hanya memakan waktu, tetapi juga berisiko. Jalur yang harus dilalui untuk bekerja, bersekolah, hingga mengakses layanan kesehatan kerap menjadi tantangan, terutama saat kondisi sungai tidak bersahabat.


Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, meninjau langsung pembangunan jembatan tersebut pada Jumat (17/4/2026). Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI merupakan bagian dari komitmen negara untuk menjawab kesulitan masyarakat secara nyata.


“Ini bukan sekadar jembatan, tetapi penghubung harapan masyarakat,” ujarnya.


Jembatan sepanjang 30 meter dengan lebar 1,2 meter ini dirancang untuk mendukung mobilitas pejalan kaki dan kendaraan ringan dengan kapasitas hingga 800 kilogram. Pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kondisi geografis bantaran sungai, termasuk potensi banjir dan perbedaan tinggi tebing.


Keberadaan jembatan ini memberikan dampak langsung bagi sekitar 1.500 jiwa atau 300 kepala keluarga. Akses yang sebelumnya sulit kini berubah menjadi lebih cepat, aman, dan efisien, membuka peluang baru bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.


Di tengah medan yang tidak mudah, pembangunan ini menjadi bukti kuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam menghadirkan solusi nyata di lapangan.


Danrem berharap jembatan ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal. “Negara akan selalu hadir sebagai solusi di tengah kesulitan masyarakat. Ini bukti nyata bahwa negara bekerja dan peduli,” tegasnya. (*)

Thursday, April 16, 2026

Momentum Kenaikan Pangkat, Kalapas Jember Pesankan Jaga Integritas

 


JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember mengukuhkan kenaikan pangkat bagi pegawai, pada Kamis (16/4/2026). Sebanyak dua puluh orang pegawai naik pangkat dari Pengatur Muda Tingkat I (II/b) menjadi Pengatur (II/c), serta satu pegawai naik pangkat dari Penata Muda Tingkat I (III/b) menjadi Penata (III/c), berdasarkan Surat Keputusan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.


Pengukuhan dipimpin langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, sebagai simbol amanah dan tanggung jawab baru bagi para pegawai. Momentum ini sekaligus memperkuat komitmen untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, khususnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan humanis.


Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan ucapan selamat kepada para pegawai yang memperoleh kenaikan pangkat. Beliau menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan, melainkan konsekuensi atas meningkatnya tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, termasuk dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


“Selamat kepada pegawai yang menerima kenaikan pangkat. Hal ini merupakan anugerah yang luar biasa dan wajib disyukuri. Kenaikan pangkat yang saudara terima saat ini merupakan wujud bertambahnya tanggung jawab diri kepada organisasi. Hendaknya momentum ini menjadi penyemangat untuk selalu bekerja dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi," ujar Kalapas.


Kalapas juga mengingatkan dan mengajak seluruh pegawai untuk menjaga nama baik institusi dengan tidak melakukan perbuatan tercela, bekerja secara produktif dan menjaga integritas, serta jadikan instansi tempat kita bekerja ini, sebagai ladang ibadah untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya.


Buktikan bahwa kita adalah orang-orang yang masih memiliki hati nurani dan harga diri. Jangan sampai permasalahan yang sering muncul di UPT Pemasyarakatan, terjadi di unit kerja kita. Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) harus bisa diwujudkan di Lapas Jember ini," tegasnya.


Salah satu pegawai yang menerima kenaikan pangkat, Shiddiq Nugroho, menyampaikan rasa syukur atas pangkat baru yang diberikan. “Ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih baik, meningkatkan kapasitas diri dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.


Melalui kegiatan ini, Lapas Jember berkomitmen untuk terus membangun sumber daya manusia yang Profesional, Responsif, Berintegritas, Modern, dan Akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat. (*)

Wednesday, April 15, 2026

Bersih dan Asri, Lapas Jember Maksimalkan Kebersihan Satker Sambut HBP ke-62


JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menggelar aksi bersih lingkungan yang melibatkan seluruh pegawai dan warga binaan sebagai bagian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62. Kegiatan ini dilaksanakan di area Lapas hingga fasilitas umum sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan dan lingkungan, pada Rabu (15/04/2026).


Suasana kebersamaan tampak dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Pegawai bersama warga binaan antusias membersihkan berbagai sudut lingkungan, mulai dari halaman, area perkantoran, aula, hingga blok hunian. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter yang berkelanjutan.


Kegiatan ini juga dilaksanakan di area Masjid At-Taubah yang berada di lingkungan Kompleks Perumahan Dinas Lapas Jember. Pembersihan dilakukan pada area dalam masjid, halaman, tempat wudhu, serta fasilitas penunjang lainnya guna menciptakan suasana ibadah yang bersih, nyaman, dan khusyuk.


Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HBP yang mengedepankan nilai kebersamaan dan kepedulian.


“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan sekaligus mempererat kebersamaan. Ini menjadi momentum untuk memaknai Hari Bakti Pemasyarakatan sebagai wujud pengabdian nyata,” ujar Kalapas.


Senada dengan itu, Ketua Panitia HBP ke-62 Lapas Jember, Shiddiq Nugroho, menegaskan bahwa kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman dan produktif.


“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih dan tertata akan berdampak pada peningkatan kinerja serta mendukung proses pembinaan secara optimal,” ungkapnya.


Melalui kegiatan ini, Lapas Jember menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan humanis, sekaligus memperkuat semangat pengabdian dalam momentum HBP ke-62. (*)

Sunday, April 12, 2026

TNI Hadiri Pelantikan Perangkat Desa Pringgodani, Dorong Pemerintahan Desa Profesional dan Berintegritas

  


MALANG -  Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang berlangsung dengan khidmat dan lancar. Acara tersebut digelar di Balai Desa Pringgodani dan dihadiri oleh berbagai unsur Muspika serta tokoh masyarakat setempat. (04/2026)


Komandan Koramil 0818/12 Bantur yang diwakili oleh Batuud, Peltu Tomy Umbarsono, turut hadir bersama jajaran Muspika Bantur dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa yang profesional dan berintegritas.


Pelantikan perangkat desa ini merupakan bagian dari upaya penguatan struktur pemerintahan di tingkat desa guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam prosesi tersebut, perangkat desa yang baru dilantik mengucapkan sumpah dan janji jabatan di hadapan para undangan, sebagai komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.


Peltu Tomy Umbarsono menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Koramil merupakan bentuk sinergi dan dukungan terhadap pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan stabilitas serta mendukung pembangunan di wilayah.


“Dengan dilantiknya perangkat desa yang baru, diharapkan dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan publik serta memajukan Desa Pringgodani,” ujarnya.


Sementara itu, pihak Muspika Bantur juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan tertib dan lancar. Mereka berharap perangkat desa yang baru dapat segera beradaptasi dan bekerja maksimal demi kesejahteraan masyarakat.


Kegiatan pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, sekaligus mempererat sinergitas antara TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam membangun wilayah yang lebih maju dan sejahtera. (*)

Astekpam Lapas Jember, Kalapas Tekankan Sikap Siaga dan Deteksi Dini

 


JEMBER – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, memimpin langsung pelaksanaan Apel Serah Terima Kepala Regu Pengamanan (Astekpam) sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Jember, pada Minggu (12/04/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kedisiplinan, meningkatkan sinergi, serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas pengamanan secara optimal.


Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan bahwa petugas pengamanan merupakan garda terdepan dalam menciptakan kondisi Lapas yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, setiap petugas dituntut untuk memahami tugas pokok dan fungsi secara menyeluruh, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas.


Lebih lanjut, Kalapas menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, kebersamaan, dan kepedulian dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


“Sebagai petugas pengamanan, saudara harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Ingat, yang kita jaga adalah manusia dengan berbagai latar belakang, sehingga diperlukan kehati-hatian, ketegasan, dan kepekaan dalam bertugas. Jangan pernah lengah, dan selalu mawas diri,” tegas Kalapas.


Selain itu, Kalapas juga menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan dan kepedulian melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif antarpetugas. Sinergi yang kuat, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.


Sementara itu, Komandan Regu Pengamanan IV, Dedi Waluyo, menyampaikan bahwa kegiatan Astekpam memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran serah terima tugas serta penyampaian informasi terkait kondisi keamanan secara menyeluruh.


“Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus koordinasi antarregu jaga, sehingga setiap perkembangan situasi dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat. Dengan koordinasi yang solid, kami siap melaksanakan tugas pengamanan secara maksimal,” ungkapnya.


Melalui pelaksanaan Astekpam yang rutin dan berkesinambungan, diharapkan seluruh jajaran pengamanan semakin meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas, sehingga keamanan dan ketertiban di Lapas Jember senantiasa terjaga dengan baik. (*)

Friday, April 10, 2026

Polres Lumajang Intensifkan Pengecekan LPG 3 Kg, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran


LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemantauan distribusi gas Elpiji 3 kilogram di sejumlah agen dan pangkalan, dengan melibatkan seluruh jajaran Polsek.


Langkah ini dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG subsidi di beberapa wilayah.


Pengecekan dilakukan secara serentak oleh Polsek Pasirian, Polsek Kunir, Polsek Pronojiwo, Polsek Lumajang Kota, dan Polsek Senduro. 


Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi gas bersubsidi agar tetap tepat sasaran.


Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjamin stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.


“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan distribusi LPG 3 kg berjalan lancar, serta mengantisipasi adanya penyimpangan di lapangan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan haknya,” ujar Ipda Suprapto, Jumat (10/4/26).


Di wilayah Pasirian, petugas melakukan pengecekan di SPBE PT. Perindo Desa Madurejo serta dua agen, yakni CV. Garuda Gas Nusantara dan CV. Selaras Jaya. 


Dari hasil pemantauan, SPBE menerima pasokan rutin dari Pertamina sebanyak 50 ton per hari. Namun, distribusi ke wilayah tertentu masih belum merata.


Sementara itu di wilayah Pronojiwo, hasil pengecekan di pangkalan menunjukkan terdapat 196 tabung kosong dan hanya 8 tabung berisi. 


Meski demikian, distribusi harian disebut berjalan dengan kisaran 90 hingga 110 tabung per hari, dengan harga jual Rp18.000 per tabung.


Di Kecamatan Lumajang, Polsek Lumajang Kota bersama Forkopimca melakukan pengecekan di dua agen besar. 


Ditemukan bahwa stok tabung kosong masih mendominasi akibat keterlambatan distribusi sejak tiga minggu sebelum Lebaran. 


Saat ini pengiriman disebut berkurang sekitar 20 persen dari kondisi normal.


Selain itu, di SPBE Jalan Lintas Timur Jogotrunan tercatat stok mencapai 50 metrik ton. 


Namun di tingkat agen, antrean pengisian masih menjadi kendala sehingga berdampak pada keterlambatan distribusi ke pangkalan.


Polsek Kunir juga menemukan adanya keterbatasan kuota pengiriman. 


Distribusi ke pangkalan dilakukan satu minggu sekali, dengan kendala tambahan berupa tidak adanya pengiriman saat hari libur nasional atau tanggal merah.


Sedangkan di wilayah Senduro, hasil pemantauan di agen menunjukkan seluruh stok tabung dalam kondisi kosong.


Kendala utama yang dihadapi adalah tingginya permintaan dari luar daerah yang turut membeli LPG 3 kg di wilayah tersebut.


Ipda Suprapto menegaskan, pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengatasi kendala distribusi.


“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukannya. Jika ditemukan adanya penimbunan atau penyalahgunaan, tentu akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.


Dengan adanya kegiatan pengecekan ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Lumajang dapat kembali normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik. (*)

Thursday, April 9, 2026

Meriahkan HUT Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Jember Gelar Laga Mini Soccer dan Domino

 


Surabaya – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai partisipasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember yang tergabung dalam Koordinator Wilayah (Korwil) Jember pada gelaran olahraga mini soccer dan pertandingan domino yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur (Kanwil Ditjenpas Jawa Timur) di Brilian Stadium Surabaya, pada Kamis (9/4/26).


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Kakanwil yang dalam arahannya menegaskan pentingnya memperkuat soliditas dan sinergi jajaran Pemasyarakatan. Sebagai penanda dimulainya kegiatan, Kakanwil secara simbolis melakukan tendangan pertama (kick off) yang disambut antusias oleh seluruh peserta dan suporter yang hadir.


“Turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita memperkuat kebersamaan, menjaga kekompakan, serta membangun semangat kerja yang sehat dan positif,” ujar Kakanwil.


Pertandingan mini soccer diikuti oleh tim gabungan dari masing-masing Korwil bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Korwil Jember mendapat kesempatan tampil pada laga pembuka menghadapi tim Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Dengan permainan yang solid, disiplin, dan penuh determinasi, tim Korwil Jember berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0, sekaligus membuka kompetisi dengan hasil yang membanggakan.


Selain mini soccer, kegiatan juga diramaikan dengan pertandingan domino yang diikuti oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT). Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Jember turut ambil bagian dalam kategori domino, mencerminkan semangat kebersamaan dan keakraban antar pimpinan satuan kerja.


Kalapas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sekaligus mengungkapkan kebanggaannya terhadap partisipasi aktif jajaran Lapas Jember yang tergabung dalam Korwil Jember.


“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat sinergi dan membangun kekompakan. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja jajaran,” ungkap Kalapas.


Partisipasi Lapas Jember dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen dalam mendukung penguatan kebersamaan, peningkatan kesehatan jasmani, serta sinergi antar jajaran Pemasyarakatan. Nilai sportivitas dan solidaritas yang tercermin di setiap pertandingan diharapkan terus terinternalisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang mencerminkan komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam mewujudkan organisasi yang semakin solid, humanis, dan berintegritas. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat kinerja serta pelayanan kepada masyarakat secara optimal. (*)

Wednesday, April 8, 2026

Satops Patnal Lapas Jember Dikukuhkan, Perkuat Sistem Pengawasan Internal

 


SIDOARJO – Petugas Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember resmi dikukuhkan dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, pada Rabu (8/4/26).


Kegiatan yang digelar di halaman Kanwil Ditjenpas Jawa Timur ini, dipimpin langsung oleh Kakanwil, Kadiyono, serta dihadiri langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, beserta Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan fungsi pengawasan internal di lingkungan Pemasyarakatan.


Sebanyak 175 orang petugas Pemasyarakatan dari berbagai UPT di Jawa Timur secara resmi dikukuhkan menjadi Petugas Satops Patnal. Diawali dengan pembacaan naskah pengukuhan sebagai bentuk penegasan komitmen dan tanggung jawab petugas Satops Patnal dalam menjalankan tugas pengawasan internal. Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan atribut pelaksana Operasi Kepatuhan Internal oleh Kakanwil sebagai simbol penguatan mandat, serta pembacaan Tri Santika Daya Saksama sebagai pedoman nilai dan etika dalam pelaksanaan tugas.


Dalam amanatnya, Kakanwil menegaskan bahwa pengukuhan Satops Patnal merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan Pemasyarakatan. Penegakan kepatuhan internal, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam mewujudkan penyelenggaraan tugas Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.


"Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kode etik, serta disiplin pegawai merupakan faktor penentu keberhasilan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Oleh karena itu, petugas yang dikukuhkan diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, objektif, dan bertanggung jawab," tegas Kakanwil.


Lebih lanjut, disampaikan bahwa keberadaan Satops Patnal diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan internal, mencegah terjadinya pelanggaran, serta memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme di seluruh jajaran Pemasyarakatan di Jawa Timur.


Sementara itu, Kalapas Jember menegaskan kesiapan seluruh jajaran Lapas Jember dalam mendukung optimalisasi peran Satops Patnal. Beliau menekankan bahwa penguatan pengawasan internal menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola Pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.


“Pengukuhan ini menjadi penguatan komitmen bagi kami untuk terus meningkatkan fungsi pengawasan. Satops Patnal di Lapas Jember akan kami dorong untuk bekerja secara profesional dan konsisten dalam menjaga integritas organisasi,” ujar Kalapas.


Dengan dikukuhkannya petugas Satops Patnal ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan, khususnya di Lapas Jember, semakin solid dalam menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional dan terpercaya. (*)

Tuesday, April 7, 2026

Lapas Jember Buka Pekan Olahraga, Wujud Syukuran HUT ke-62 Bhakti Pemasyarakatan

 


JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menggelar apel pembukaan Pekan Olahraga Pegawai dan Warga Binaan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, pada Selasa (7/4/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, dan diikuti oleh seluruh pegawai serta perwakilan warga binaan yang berpartisipasi sebagai atlet dalam berbagai cabang perlombaan.


Apel pembukaan berlangsung khidmat dan para peserta tetap semangat, meskipun ditengah kondisi cuaca hujan. Pada rangkaian kegiatan turut dibacakan janji atlet, sebagai bentuk komitmen untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.


Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan bahwa penyelenggaraan pekan olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 yang menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian dan kebersamaan di lingkungan Pemasyarakatan.


Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan pekan olahraga ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, namun juga sebagai sarana mempererat hubungan antara pegawai dan warga binaan, serta menumbuhkan jiwa sportivitas dan kebersamaan.


"Dengan dilaksanakannya pekan olah raga ini, diharapkan mampu menjaga kebugaran sekaligus mengembangkan potensi di bidang olahraga bagi pegawai dan warga binaan. Dalam setiap perlombaan, menang maupun kalah merupakan hal yang biasa. Namun, keberanian untuk bertanding dan berpartisipasi itu nilai utama yang patut diapresiasi,” tegasnya.


Salah satu atlet warga binaan yang mengikuti perlombaan mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat bersyukur bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain untuk menjaga kesehatan, ini menjadi sarana hiburan bagi kami selama menjalani proses pembinaan,” ungkapnya.


Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan dalam pekan olahraga ini meliputi bulu tangkis, tenis meja, dan catur yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta.


Sebagai penutup rangkaian apel, dilakukan pelepasan balon udara yang menjadi simbol resmi dibukanya pekan olahraga di Lapas Jember, sekaligus menandai dimulainya seluruh rangkaian pertandingan dalam suasana penuh kebersamaan dan sportivitas. (*)

Dari Rumah ke Panggung Nasional: Persit Bisa 2 Ajak Masyarakat Belanja Sekaligus Bangun Negeri


Malang (07/08/26) – Dari ruang-ruang sederhana di rumah para prajurit, lahir karya-karya yang kini siap bersaing di panggung nasional. Semangat itulah yang diusung dalam gelaran Persit Bisa 2, sebuah gerakan pemberdayaan ekonomi perempuan dari lingkungan keluarga besar TNI Angkatan Darat.


Program yang digagas Persit Kartika Chandra Kirana dan pertama kali diluncurkan pada 7 Desember 2024 oleh Ketua Umum Persit, Ibu Uli Simanjuntak, kini berkembang menjadi wadah kreativitas dan inovasi bagi para istri prajurit di seluruh Indonesia. Persit Bisa bukan sekadar event, tetapi simbol kebangkitan UMKM berbasis keluarga.


Pada 7–9 Mei 2026 di Expo Balai Kartini, Jakarta Selatan, Persit Bisa menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari kerajinan handmade, fashion berbasis budaya, hingga kuliner khas Nusantara. Setiap produk tampil dengan karakter unik, kualitas terjaga, dan cerita yang menginspirasi.

Keunikan Persit Bisa terletak pada nilai di balik setiap karya. Ada ketekunan dalam setiap proses, kreativitas dalam setiap desain, serta semangat untuk mandiri dan berkembang. Produk-produk ini tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


Lebih dari sekadar transaksi, setiap pembelian di Persit Bisa 2 memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan anggota Persit. Masyarakat tidak hanya berbelanja, tetapi juga ikut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi keluarga prajurit dan memperkuat UMKM nasional.


Persit Bisa 2 juga menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi. Dari rumah, mereka mampu menciptakan peluang, membangun usaha, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.


Ayo hadir di Persit Bisa 2! Karena setiap produk yang Anda beli bukan hanya bernilai guna, tetapi juga membawa semangat kemandirian, kreativitas, dan cinta untuk Indonesia. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done