Jatim News

Sunday, April 12, 2026

TNI Hadiri Pelantikan Perangkat Desa Pringgodani, Dorong Pemerintahan Desa Profesional dan Berintegritas

  


MALANG -  Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan perangkat Desa Pringgodani, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang berlangsung dengan khidmat dan lancar. Acara tersebut digelar di Balai Desa Pringgodani dan dihadiri oleh berbagai unsur Muspika serta tokoh masyarakat setempat. (04/2026)


Komandan Koramil 0818/12 Bantur yang diwakili oleh Batuud, Peltu Tomy Umbarsono, turut hadir bersama jajaran Muspika Bantur dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa yang profesional dan berintegritas.


Pelantikan perangkat desa ini merupakan bagian dari upaya penguatan struktur pemerintahan di tingkat desa guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dalam prosesi tersebut, perangkat desa yang baru dilantik mengucapkan sumpah dan janji jabatan di hadapan para undangan, sebagai komitmen dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.


Peltu Tomy Umbarsono menyampaikan bahwa kehadiran TNI melalui Koramil merupakan bentuk sinergi dan dukungan terhadap pemerintah daerah, khususnya dalam menciptakan stabilitas serta mendukung pembangunan di wilayah.


“Dengan dilantiknya perangkat desa yang baru, diharapkan dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan pelayanan publik serta memajukan Desa Pringgodani,” ujarnya.


Sementara itu, pihak Muspika Bantur juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan tertib dan lancar. Mereka berharap perangkat desa yang baru dapat segera beradaptasi dan bekerja maksimal demi kesejahteraan masyarakat.


Kegiatan pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel, sekaligus mempererat sinergitas antara TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat dalam membangun wilayah yang lebih maju dan sejahtera. (*)

Astekpam Lapas Jember, Kalapas Tekankan Sikap Siaga dan Deteksi Dini

 


JEMBER – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, memimpin langsung pelaksanaan Apel Serah Terima Kepala Regu Pengamanan (Astekpam) sebagai bagian dari komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Jember, pada Minggu (12/04/2026). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kedisiplinan, meningkatkan sinergi, serta memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas pengamanan secara optimal.


Dalam amanatnya, Kalapas menegaskan bahwa petugas pengamanan merupakan garda terdepan dalam menciptakan kondisi Lapas yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, setiap petugas dituntut untuk memahami tugas pokok dan fungsi secara menyeluruh, serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas.


Lebih lanjut, Kalapas menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan, kebersamaan, dan kepedulian dalam setiap pelaksanaan tugas sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


“Sebagai petugas pengamanan, saudara harus senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Ingat, yang kita jaga adalah manusia dengan berbagai latar belakang, sehingga diperlukan kehati-hatian, ketegasan, dan kepekaan dalam bertugas. Jangan pernah lengah, dan selalu mawas diri,” tegas Kalapas.


Selain itu, Kalapas juga menyoroti pentingnya menjaga kebersamaan dan kepedulian melalui komunikasi dan koordinasi yang efektif antarpetugas. Sinergi yang kuat, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.


Sementara itu, Komandan Regu Pengamanan IV, Dedi Waluyo, menyampaikan bahwa kegiatan Astekpam memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran serah terima tugas serta penyampaian informasi terkait kondisi keamanan secara menyeluruh.


“Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi sekaligus koordinasi antarregu jaga, sehingga setiap perkembangan situasi dapat diantisipasi dengan cepat dan tepat. Dengan koordinasi yang solid, kami siap melaksanakan tugas pengamanan secara maksimal,” ungkapnya.


Melalui pelaksanaan Astekpam yang rutin dan berkesinambungan, diharapkan seluruh jajaran pengamanan semakin meningkatkan profesionalisme, soliditas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas, sehingga keamanan dan ketertiban di Lapas Jember senantiasa terjaga dengan baik. (*)

Friday, April 10, 2026

Polres Lumajang Intensifkan Pengecekan LPG 3 Kg, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran


LUMAJANG – Polres Lumajang Polda Jatim bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemantauan distribusi gas Elpiji 3 kilogram di sejumlah agen dan pangkalan, dengan melibatkan seluruh jajaran Polsek.


Langkah ini dilakukan menyusul adanya keluhan masyarakat terkait kelangkaan LPG subsidi di beberapa wilayah.


Pengecekan dilakukan secara serentak oleh Polsek Pasirian, Polsek Kunir, Polsek Pronojiwo, Polsek Lumajang Kota, dan Polsek Senduro. 


Kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan stok serta kelancaran distribusi gas bersubsidi agar tetap tepat sasaran.


Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam menjamin stabilitas kebutuhan pokok masyarakat.


“Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan distribusi LPG 3 kg berjalan lancar, serta mengantisipasi adanya penyimpangan di lapangan. Kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan haknya,” ujar Ipda Suprapto, Jumat (10/4/26).


Di wilayah Pasirian, petugas melakukan pengecekan di SPBE PT. Perindo Desa Madurejo serta dua agen, yakni CV. Garuda Gas Nusantara dan CV. Selaras Jaya. 


Dari hasil pemantauan, SPBE menerima pasokan rutin dari Pertamina sebanyak 50 ton per hari. Namun, distribusi ke wilayah tertentu masih belum merata.


Sementara itu di wilayah Pronojiwo, hasil pengecekan di pangkalan menunjukkan terdapat 196 tabung kosong dan hanya 8 tabung berisi. 


Meski demikian, distribusi harian disebut berjalan dengan kisaran 90 hingga 110 tabung per hari, dengan harga jual Rp18.000 per tabung.


Di Kecamatan Lumajang, Polsek Lumajang Kota bersama Forkopimca melakukan pengecekan di dua agen besar. 


Ditemukan bahwa stok tabung kosong masih mendominasi akibat keterlambatan distribusi sejak tiga minggu sebelum Lebaran. 


Saat ini pengiriman disebut berkurang sekitar 20 persen dari kondisi normal.


Selain itu, di SPBE Jalan Lintas Timur Jogotrunan tercatat stok mencapai 50 metrik ton. 


Namun di tingkat agen, antrean pengisian masih menjadi kendala sehingga berdampak pada keterlambatan distribusi ke pangkalan.


Polsek Kunir juga menemukan adanya keterbatasan kuota pengiriman. 


Distribusi ke pangkalan dilakukan satu minggu sekali, dengan kendala tambahan berupa tidak adanya pengiriman saat hari libur nasional atau tanggal merah.


Sedangkan di wilayah Senduro, hasil pemantauan di agen menunjukkan seluruh stok tabung dalam kondisi kosong.


Kendala utama yang dihadapi adalah tingginya permintaan dari luar daerah yang turut membeli LPG 3 kg di wilayah tersebut.


Ipda Suprapto menegaskan, pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan secara berkala serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengatasi kendala distribusi.


“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukannya. Jika ditemukan adanya penimbunan atau penyalahgunaan, tentu akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.


Dengan adanya kegiatan pengecekan ini, diharapkan distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Lumajang dapat kembali normal dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan baik. (*)

Thursday, April 9, 2026

Meriahkan HUT Bhakti Pemasyarakatan, Lapas Jember Gelar Laga Mini Soccer dan Domino

 


Surabaya – Semangat kebersamaan dan sportivitas mewarnai partisipasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember yang tergabung dalam Koordinator Wilayah (Korwil) Jember pada gelaran olahraga mini soccer dan pertandingan domino yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur (Kanwil Ditjenpas Jawa Timur) di Brilian Stadium Surabaya, pada Kamis (9/4/26).


Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur, Kadiyono, Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, serta para Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Kakanwil yang dalam arahannya menegaskan pentingnya memperkuat soliditas dan sinergi jajaran Pemasyarakatan. Sebagai penanda dimulainya kegiatan, Kakanwil secara simbolis melakukan tendangan pertama (kick off) yang disambut antusias oleh seluruh peserta dan suporter yang hadir.


“Turnamen ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita memperkuat kebersamaan, menjaga kekompakan, serta membangun semangat kerja yang sehat dan positif,” ujar Kakanwil.


Pertandingan mini soccer diikuti oleh tim gabungan dari masing-masing Korwil bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Korwil Jember mendapat kesempatan tampil pada laga pembuka menghadapi tim Kanwil Ditjenpas Jawa Timur. Dengan permainan yang solid, disiplin, dan penuh determinasi, tim Korwil Jember berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0, sekaligus membuka kompetisi dengan hasil yang membanggakan.


Selain mini soccer, kegiatan juga diramaikan dengan pertandingan domino yang diikuti oleh para Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT). Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Jember turut ambil bagian dalam kategori domino, mencerminkan semangat kebersamaan dan keakraban antar pimpinan satuan kerja.


Kalapas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sekaligus mengungkapkan kebanggaannya terhadap partisipasi aktif jajaran Lapas Jember yang tergabung dalam Korwil Jember.


“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat sinergi dan membangun kekompakan. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja jajaran,” ungkap Kalapas.


Partisipasi Lapas Jember dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen dalam mendukung penguatan kebersamaan, peningkatan kesehatan jasmani, serta sinergi antar jajaran Pemasyarakatan. Nilai sportivitas dan solidaritas yang tercermin di setiap pertandingan diharapkan terus terinternalisasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HBP ke-62 yang mencerminkan komitmen jajaran Pemasyarakatan dalam mewujudkan organisasi yang semakin solid, humanis, dan berintegritas. Kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu memperkuat kinerja serta pelayanan kepada masyarakat secara optimal. (*)

Wednesday, April 8, 2026

Satops Patnal Lapas Jember Dikukuhkan, Perkuat Sistem Pengawasan Internal

 


SIDOARJO – Petugas Satuan Tugas Operasi Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember resmi dikukuhkan dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Timur, pada Rabu (8/4/26).


Kegiatan yang digelar di halaman Kanwil Ditjenpas Jawa Timur ini, dipimpin langsung oleh Kakanwil, Kadiyono, serta dihadiri langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, beserta Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan fungsi pengawasan internal di lingkungan Pemasyarakatan.


Sebanyak 175 orang petugas Pemasyarakatan dari berbagai UPT di Jawa Timur secara resmi dikukuhkan menjadi Petugas Satops Patnal. Diawali dengan pembacaan naskah pengukuhan sebagai bentuk penegasan komitmen dan tanggung jawab petugas Satops Patnal dalam menjalankan tugas pengawasan internal. Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan atribut pelaksana Operasi Kepatuhan Internal oleh Kakanwil sebagai simbol penguatan mandat, serta pembacaan Tri Santika Daya Saksama sebagai pedoman nilai dan etika dalam pelaksanaan tugas.


Dalam amanatnya, Kakanwil menegaskan bahwa pengukuhan Satops Patnal merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan Pemasyarakatan. Penegakan kepatuhan internal, menurutnya, menjadi fondasi utama dalam mewujudkan penyelenggaraan tugas Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.


"Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, kode etik, serta disiplin pegawai merupakan faktor penentu keberhasilan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. Oleh karena itu, petugas yang dikukuhkan diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal, objektif, dan bertanggung jawab," tegas Kakanwil.


Lebih lanjut, disampaikan bahwa keberadaan Satops Patnal diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan internal, mencegah terjadinya pelanggaran, serta memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme di seluruh jajaran Pemasyarakatan di Jawa Timur.


Sementara itu, Kalapas Jember menegaskan kesiapan seluruh jajaran Lapas Jember dalam mendukung optimalisasi peran Satops Patnal. Beliau menekankan bahwa penguatan pengawasan internal menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola Pemasyarakatan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.


“Pengukuhan ini menjadi penguatan komitmen bagi kami untuk terus meningkatkan fungsi pengawasan. Satops Patnal di Lapas Jember akan kami dorong untuk bekerja secara profesional dan konsisten dalam menjaga integritas organisasi,” ujar Kalapas.


Dengan dikukuhkannya petugas Satops Patnal ini, diharapkan seluruh jajaran Pemasyarakatan, khususnya di Lapas Jember, semakin solid dalam menjaga integritas, meningkatkan disiplin, serta mewujudkan tata kelola organisasi yang profesional dan terpercaya. (*)

Tuesday, April 7, 2026

Lapas Jember Buka Pekan Olahraga, Wujud Syukuran HUT ke-62 Bhakti Pemasyarakatan

 


JEMBER – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menggelar apel pembukaan Pekan Olahraga Pegawai dan Warga Binaan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, pada Selasa (7/4/2026). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kalapas Jember, RM. Kristyo Nugroho, dan diikuti oleh seluruh pegawai serta perwakilan warga binaan yang berpartisipasi sebagai atlet dalam berbagai cabang perlombaan.


Apel pembukaan berlangsung khidmat dan para peserta tetap semangat, meskipun ditengah kondisi cuaca hujan. Pada rangkaian kegiatan turut dibacakan janji atlet, sebagai bentuk komitmen untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam setiap pertandingan.


Dalam sambutannya, Kalapas menyampaikan bahwa penyelenggaraan pekan olahraga ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 yang menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian dan kebersamaan di lingkungan Pemasyarakatan.


Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa kegiatan pekan olahraga ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, namun juga sebagai sarana mempererat hubungan antara pegawai dan warga binaan, serta menumbuhkan jiwa sportivitas dan kebersamaan.


"Dengan dilaksanakannya pekan olah raga ini, diharapkan mampu menjaga kebugaran sekaligus mengembangkan potensi di bidang olahraga bagi pegawai dan warga binaan. Dalam setiap perlombaan, menang maupun kalah merupakan hal yang biasa. Namun, keberanian untuk bertanding dan berpartisipasi itu nilai utama yang patut diapresiasi,” tegasnya.


Salah satu atlet warga binaan yang mengikuti perlombaan mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Kami sangat bersyukur bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Selain untuk menjaga kesehatan, ini menjadi sarana hiburan bagi kami selama menjalani proses pembinaan,” ungkapnya.


Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan dalam pekan olahraga ini meliputi bulu tangkis, tenis meja, dan catur yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta.


Sebagai penutup rangkaian apel, dilakukan pelepasan balon udara yang menjadi simbol resmi dibukanya pekan olahraga di Lapas Jember, sekaligus menandai dimulainya seluruh rangkaian pertandingan dalam suasana penuh kebersamaan dan sportivitas. (*)

Dari Rumah ke Panggung Nasional: Persit Bisa 2 Ajak Masyarakat Belanja Sekaligus Bangun Negeri


Malang (07/08/26) – Dari ruang-ruang sederhana di rumah para prajurit, lahir karya-karya yang kini siap bersaing di panggung nasional. Semangat itulah yang diusung dalam gelaran Persit Bisa 2, sebuah gerakan pemberdayaan ekonomi perempuan dari lingkungan keluarga besar TNI Angkatan Darat.


Program yang digagas Persit Kartika Chandra Kirana dan pertama kali diluncurkan pada 7 Desember 2024 oleh Ketua Umum Persit, Ibu Uli Simanjuntak, kini berkembang menjadi wadah kreativitas dan inovasi bagi para istri prajurit di seluruh Indonesia. Persit Bisa bukan sekadar event, tetapi simbol kebangkitan UMKM berbasis keluarga.


Pada 7–9 Mei 2026 di Expo Balai Kartini, Jakarta Selatan, Persit Bisa menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari kerajinan handmade, fashion berbasis budaya, hingga kuliner khas Nusantara. Setiap produk tampil dengan karakter unik, kualitas terjaga, dan cerita yang menginspirasi.

Keunikan Persit Bisa terletak pada nilai di balik setiap karya. Ada ketekunan dalam setiap proses, kreativitas dalam setiap desain, serta semangat untuk mandiri dan berkembang. Produk-produk ini tidak hanya indah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


Lebih dari sekadar transaksi, setiap pembelian di Persit Bisa 2 memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan anggota Persit. Masyarakat tidak hanya berbelanja, tetapi juga ikut berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi keluarga prajurit dan memperkuat UMKM nasional.


Persit Bisa 2 juga menjadi bukti bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi. Dari rumah, mereka mampu menciptakan peluang, membangun usaha, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.


Ayo hadir di Persit Bisa 2! Karena setiap produk yang Anda beli bukan hanya bernilai guna, tetapi juga membawa semangat kemandirian, kreativitas, dan cinta untuk Indonesia. (*)

Monday, April 6, 2026

Kodim 0818 Bersama Warga Percepat Pembangunan Jembatan Gantung di Sungai Pohjejer


Malang - Anggota Kodim 0818/Malang-Batu bersama masyarakat Desa Kalipare melaksanakan kegiatan pengecoran pondasi Jembatan Gantung Perintis Garuda yang berlokasi di Sungai Pohjejer, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, (04/2026). 


Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan perekonomian warga setempat.

Pengecoran pondasi jembatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan warga sekitar. Semangat kebersamaan terlihat jelas dalam setiap proses pengerjaan, mulai dari persiapan material hingga pelaksanaan pengecoran. Kehadiran anggota Kodim tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan desa.


Jembatan Gantung Perintis Garuda ini nantinya diharapkan menjadi jalur penghubung vital antar wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau, terutama saat musim hujan. Dengan adanya jembatan tersebut, mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari seperti bertani, berdagang, dan bersekolah akan menjadi lebih mudah dan aman.


Salah satu tokoh masyarakat Desa Kalipare menyampaikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam pembangunan ini. Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi bukti nyata kepedulian terhadap kesejahteraan warga desa.


Sementara itu, perwakilan dari Kodim 0818/Malang-Batu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan wilayah serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Diharapkan, pembangunan jembatan ini dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas.


Dengan adanya sinergi yang kuat antara TNI dan masyarakat, pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Pohjejer diharapkan menjadi simbol kemajuan dan kemandirian Desa Kalipare ke depannya. (*)

Pelda Warsono Apresiasi Halal Bihalal Muslimat NU Pujon, Tekankan Kebersamaan

 


MALANG - Batuud Koramil 0818/01 Pujon, Pelda Warsono, menghadiri kegiatan Halal Bihalal Muslimat NU Anak Cabang Pujon yang digelar di halaman Kopsae Waserda, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, (04/2026).


Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan, dihadiri oleh ratusan anggota Muslimat NU, tokoh agama, serta masyarakat setempat.

Acara Halal Bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota Muslimat NU setelah perayaan Hari Raya Idulfitri. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta meningkatkan peran perempuan dalam kehidupan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat Pujon.


Dalam kesempatan tersebut, Pelda Warsono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keharmonisan serta sinergi antara aparat kewilayahan dengan elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Muslimat NU.


“Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik dan memperkuat persaudaraan. TNI akan selalu hadir dan mendukung kegiatan positif masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” ujar Pelda Warsono.


Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah keagamaan, serta doa bersama. Tidak hanya itu, suasana keakraban semakin terasa saat seluruh peserta saling bersalaman dan bermaafan sebagai wujud mempererat silaturahmi.


Ketua Muslimat NU Anak Cabang Pujon dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran Batuud Koramil 0818/01 Pujon yang turut memberikan dukungan moral dalam kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi antara TNI dan organisasi keagamaan dapat terus terjaga dengan baik.


Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta nilai-nilai keagamaan semakin meningkat di tengah masyarakat Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. (*)

Sertu Munif Pererat Silaturahmi TNI dan Ulama di Haul Ponpes Tajinan

 


MALANG - Babinsa Koramil 0818/20 Tajinan, Sertu Munif, menghadiri kegiatan Haul ke-28 dan Halalbihalal bersama wali santri Pondok Pesantren Salafia A-Syarichin yang berlokasi di Desa Tajinan, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, selasa (04/2026).

 

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh para tokoh agama, pengasuh pondok pesantren, wali santri, serta masyarakat sekitar.

Acara haul ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama untuk para pendiri serta alim ulama yang telah berjasa dalam pengembangan Pondok Pesantren Salafia A-Syarichin. Selain itu, momen Halalbihalal dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antar wali santri dan seluruh elemen masyarakat setelah Hari Raya Idulfitri.


Dalam kesempatan tersebut, Sertu Munif menyampaikan pentingnya menjaga kebersamaan, persatuan, serta nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengapresiasi peran pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi berilmu, tetapi juga berakhlak mulia.


“Kegiatan seperti ini sangat positif karena dapat mempererat hubungan antara TNI, ulama, dan masyarakat. Kami berharap sinergi yang sudah terjalin dengan baik ini terus ditingkatkan demi menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Sertu Munif.


Rangkaian acara diisi dengan pembacaan tahlil, doa bersama, tausiyah keagamaan, serta ramah tamah antar peserta. Suasana penuh kehangatan terlihat saat para wali santri saling bermaafan dalam momen Halalbihalal.


Pengasuh Pondok Pesantren Salafia A-Syarichin juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Babinsa yang senantiasa aktif dalam setiap kegiatan masyarakat. Kehadiran aparat kewilayahan dinilai memberikan rasa aman serta memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.


Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, keimanan, dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat Tajinan. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done