Jatim News

Monday, June 15, 2026

Danrem 083/Bdj: Pembinaan Warga Binaan Adalah Investasi Sosial Bangsa

 


Malang – Semangat memperkuat kolaborasi antarinstansi menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut terlihat dalam kunjungan silaturahmi Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang, Christo Victor Nixon Toar, kepada Komandan Korem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., di Makorem 083/Bdj, Senin (15/6/2026).


Pertemuan ini menjadi momen istimewa karena merupakan pertemuan perdana antara dua pimpinan instansi yang sama-sama mengemban jabatan baru sejak April 2026. Suasana akrab dan penuh kekeluargaan mewarnai dialog yang berlangsung dalam semangat membangun kerja sama yang lebih erat ke depan.


Berbagai isu strategis dibahas dalam pertemuan tersebut, mulai dari penguatan koordinasi kelembagaan, sistem pengamanan, deteksi dini potensi gangguan keamanan, hingga dukungan terhadap pelaksanaan program pembinaan di lingkungan lembaga pemasyarakatan.


Kalapas Kelas I Malang menyampaikan apresiasinya atas sambutan dan komitmen Korem 083/Bdj dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas masing-masing institusi.


Sementara itu, Danrem 083/Bdj menegaskan bahwa keberhasilan menjaga kondusivitas wilayah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang kuat antara seluruh unsur yang memiliki tanggung jawab terhadap pelayanan masyarakat dan keamanan wilayah.


"Korem 083/Baladhika Jaya selalu terbuka untuk membangun kolaborasi dengan seluruh instansi. Dengan sinergi yang kuat, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama sehingga stabilitas wilayah tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman," ungkap Danrem.


Pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang positif dalam memperkuat hubungan kelembagaan antara Korem 083/Bdj dan Lapas Kelas I Malang. Melalui komunikasi yang semakin erat, kedua institusi berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendukung keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Malang Raya. :::

Sunday, June 14, 2026

Imigrasi Ponorogo Bongkar Pelanggaran Keimigrasian WN Malaysia di Pacitan

 


SURABAYA – Kantor Imigrasi Ponorogo mendeportasi warga negara Malaysia berinisial MZ (Lk) yang sebelumnya merupakan terpidana kasus keimigrasian, Sabtu (13/06).


MZ diamankan oleh tim Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) Kantor Imigrasi Ponorogo pada 9 Januari 2026 berdasarkan informasi dari petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan. Informasi tersebut menyebutkan adanya warga negara Malaysia yang mengajukan pendaftaran pernikahan dengan seorang WNI di KUA setempat dengan melampirkan paspor Malaysia yang telah habis masa berlaku.


Berdasarkan pemeriksaan lanjutan, MZ diduga melakukan tindak pidana keimigrasian sehingga perkara tersebut ditangani langsung oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Imigrasi Ponorogo.


Dalam proses penyidikan, diperoleh bukti yang cukup bahwa MZ diduga telah melanggar Pasal 119 ayat (1) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, yakni setiap orang asing yang masuk dan/atau berada di wilayah Indonesia tanpa memiliki dokumen perjalanan dan visa yang sah serta masih berlaku.


Berkas perkara MZ kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan dan dinyatakan lengkap (P21). Selanjutnya, pada 8 April 2026, PPNS Kantor Imigrasi Ponorogo menyerahkan tersangka MZ beserta barang bukti kepada Penuntut Umum Kejari Pacitan untuk dilakukan penuntutan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Perkara tersebut disidangkan pada 20 Mei 2026 di Pengadilan Negeri Pacitan oleh hakim tunggal dengan acara pemeriksaan singkat. Dalam persidangan, MZ terbukti bersalah dan dijatuhi hukuman pidana penjara selama empat bulan berdasarkan Putusan Nomor 11/Pid.Sus/2026/PN Pct tanggal 20 Mei 2026.


Setelah selesai menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pacitan pada 13 Juni 2026, MZ dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa pendeportasian dan penangkalan.


Proses deportasi atau pemulangan paksa terhadap MZ dilakukan oleh tim Seksi Inteldakim Kantor Imigrasi Ponorogo melalui Bandara Internasional Juanda menggunakan maskapai AirAsia dengan rute Surabaya–Kuala Lumpur, Malaysia.


Pendeportasian dan penangkalan terhadap MZ ini sejalan dengan pernyataan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menegaskan bahwa Imigrasi berkomitmen memastikan setiap orang asing yang masuk ke Indonesia memberikan kontribusi positif. Imigrasi juga tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melanggar aturan dan mengancam ketertiban.


“Langkah ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menegakkan hukum keimigrasian. Kantor Imigrasi Ponorogo akan terus memperkuat pengawasan serta meningkatkan sinergi dengan instansi terkait untuk mencegah pelanggaran keimigrasian guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan negara,” pungkas Kepala Kantor Imigrasi Ponorogo, Anggoro Widy Utomo. ::: 

Saturday, June 13, 2026

Danramil 0818-22/Tumpang Beri Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan Siswa SMP Diponegoro

 


Tumpang – Danramil 0818-22/Tumpang Kapten Inf Mujiono bersama anggota Koramil 0818-22/Tumpang, Serda Zaenal, melaksanakan kegiatan Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan kepada siswa-siswi SMP Diponegoro Tumpang.

Kegiatan yang memasuki hari ke-6 ini berlangsung di Makoramil 0818-22/Tumpang, Kabupaten Malang, dengan diikuti oleh 20 siswa.


Pembinaan karakter dan kedisiplinan tersebut merupakan salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda sejak dini. Melalui kegiatan ini, para siswa diberikan berbagai materi yang berkaitan dengan kedisiplinan, tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, semangat kebangsaan, serta pentingnya menjaga etika dan sopan santun dalam kehidupan sehari-hari.


Kapten Inf Mujiono menyampaikan bahwa pembinaan karakter sangat penting dalam membentuk mental dan kepribadian siswa agar menjadi generasi yang tangguh, disiplin, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. Menurutnya, pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan orang tua, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI.


Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), pembinaan wawasan kebangsaan, serta berbagai permainan edukatif yang bertujuan melatih kekompakan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang diberikan oleh anggota Koramil.


Serda Zaenal menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membentuk sikap disiplin yang dapat diterapkan oleh para siswa baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Dengan disiplin yang baik, para pelajar akan lebih mudah meraih prestasi dan terhindar dari pengaruh negatif perkembangan zaman.


Melalui kegiatan pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini, Koramil 0818-22/Tumpang berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, serta siap menjadi penerus bangsa yang berkualitas di masa mendatang. (*)

Bantu Ringankan Beban, Bapas Jakarta Barat Bagikan Bantuan Sosial kepada Klien

 


Jakarta - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberhasilan Reintegrasi Sosial bagi Klien Pemasyarakatan melalui Program Orientasi dan Reintegrasi Sosial (Perintis), pada bulan Juni Tahun 2026 yang dilaksanakan selama tiga hari secara bertahap dan berkelanjutan.


Pada hari kedua, kegiatan dimulai dengan materi “Screening Kebutuhan” dan “Pembekalan Kerohanian”. Klien diberikan kesempatan menyampaikan berbagai kendala selama menjalani reintegrasi sosial melalui diskusi dan sharing session yang nantinya akan ditindaklanjuti bersama Pembimbing Kemasyarakatan (PK). Selain itu, klien juga mengikuti pembekalan kerohanian melalui ceramah agama dan doa bersama sebagai penguatan spiritual dalam menjalani reintegrasi sosial.


Pada hari ketiga, kegiatan mengangkat tema “Membangun Komitmen Keluarga” dengan melibatkan keluarga atau wali klien sebagai penjamin program reintegrasi. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan kepada keluarga mengenai pentingnya dukungan lingkungan keluarga terhadap keberhasilan reintegrasi sosial klien.


Pada kesempatan yang sama, turut dibagikan bantuan sosial kepada klien pemasyarakatan sebagai wujud kepedulian sosial. Tidak hanya menjalankan tugas pokok dan fungsi Pemasyarakatan, Bapas Jakarta Barat juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui bantuan sosial yang menyasar klien pemasyarakatan, pada Sabtu (13/06/2026).


Kabapas Jakarta Barat, RM. Kristyo Nugroho, menyampaikan bahwa kegiatan bantuan sosial ini merupakan implementasi dari 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memperkuat kepedulian sosial serta menghadirkan negara di tengah masyarakat.


“Ini wujud kepedulian kami untuk turut membantu masyarakat yang membutuhkan, agar beban hidup mereka sedikit berkurang sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong. Kami juga ingin lebih mendekatkan diri dengan para klien, sehingga mereka dapat memberikan masukan dan saran positif khususnya terkait layanan Pemasyarakatan yang kami berikan,” ucap Kabapas. (*)

Friday, June 12, 2026

Korem 083/Bdj Siap Dukung Program Pemerintah untuk Kesejahteraan dan Ketahanan Nasional

 


Malang – Komitmen pemerintah dalam memperkuat kualitas hidup masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat. Untuk memastikan program tersebut berjalan optimal, Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (KSP RI), Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., melaksanakan kunjungan kerja di Kota Malang yang didampingi Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., Jumat (12/6/2026).


Kunjungan diawali di Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Yayasan Prokid Anak Indonesia di kawasan Sawojajar. Di lokasi tersebut, KSP RI bersama Danrem 083/Bdj meninjau fasilitas dapur gizi serta melihat secara langsung pelaksanaan program pemenuhan gizi yang menjadi bagian dari upaya membangun generasi sehat dan berkualitas.

Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut ke Universitas Brawijaya Malang. Dalam suasana dialog yang hangat bersama civitas akademika, berbagai isu pembangunan nasional, penguatan sumber daya manusia, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi masa depan menjadi pembahasan utama.


Selanjutnya, rombongan mengunjungi Sekolah Rakyat di Tlogowaru. Kehadiran KSP RI dan Danrem 083/Bdj disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik. Berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa menjadi gambaran bahwa pendidikan tetap menjadi harapan besar dalam membangun masa depan yang lebih baik.


Kunjungan ditutup dengan peninjauan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Arjowinangun. Program tersebut dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemanfaatan teknologi dan tata kelola koperasi yang lebih modern.


Danrem 083/Bdj menegaskan bahwa seluruh program yang ditinjau memiliki keterkaitan erat dalam membangun kualitas bangsa, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan ekonomi masyarakat. "Program-program ini merupakan investasi masa depan bangsa. Korem 083/Bdj siap mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan nasional dari tingkat paling bawah," ujarnya.


Melalui kunjungan kerja tersebut, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung percepatan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas. (*)

Thursday, June 11, 2026

TNI AD dan Elemen Masyarakat Bersatu Hadapi Ancaman Perubahan Iklim

 


Malang – Ancaman bencana yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim mendorong perlunya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Korem 083/Baladhika Jaya menggelar Sosialisasi Pembinaan Lingkungan Hidup Tahun Anggaran 2026 di Aula Makorem 083/Bdj, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Optimalkan Peran Binter TNI AD dalam Mitigasi Bencana Melalui Kegiatan Pembinaan Lingkungan Hidup di Wilayah” ini dihadiri perwakilan LSM, organisasi kemasyarakatan, tokoh pemuda, serta pengurus Karang Taruna dari berbagai wilayah jajaran Korem 083/Bdj.


Kegiatan yang dipimpin Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 083/Bdj Letkol Inf Herawadi Kurnawan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antara TNI AD dan masyarakat dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai langkah awal mitigasi bencana. Selain menjadi forum edukasi, kegiatan ini juga mendorong lahirnya komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan ekosistem di wilayah masing-masing.


Dalam sambutan Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf. Wahyu Ramadhanus S, S.Sos., M.M.S., M.Han., yang dibacakan Kasiter, ditegaskan bahwa perubahan iklim global telah meningkatkan berbagai risiko bencana seperti banjir, tanah longsor, kekeringan, dan kerusakan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Karena itu, menjaga alam harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau satu institusi tertentu.


"Kesadaran menjaga lingkungan harus tumbuh menjadi budaya bersama. Ketika masyarakat peduli terhadap lingkungan, maka sesungguhnya mereka sedang membangun benteng pertama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayahnya," ujar Danrem dalam sambutannya.


Menurut Danrem, melalui fungsi Pembinaan Teritorial, TNI AD terus berupaya hadir di tengah masyarakat untuk mendorong berbagai program yang mendukung pelestarian lingkungan. Aparat Komando Kewilayahan mulai dari Kodim, Koramil, hingga Babinsa memiliki peran penting dalam mengedukasi dan menggerakkan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan hidup di sekitarnya.


Danrem juga menaruh harapan besar kepada generasi muda agar menjadi motor penggerak perubahan. Dengan energi, kreativitas, dan semangat yang dimiliki, para pemuda dinilai mampu menjadi pelopor berbagai kegiatan positif seperti penghijauan, pengelolaan sampah, pelestarian sumber mata air, hingga kampanye peduli lingkungan yang melibatkan masyarakat secara luas. "Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan lingkungan. Apa yang dilakukan hari ini akan menentukan kualitas kehidupan generasi yang akan datang," tegasnya.


Melalui kegiatan ini, Korem 083/Baladhika Jaya berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara TNI, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pemuda dalam menjaga kelestarian alam. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, upaya pelestarian lingkungan diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mencegah bencana sekaligus mewujudkan wilayah yang lebih aman, sehat, dan tangguh bagi generasi mendatang. (*)

Imigrasi Ngurah Rai Pulangkan WN Arab Saudi Usai Langgar Ketertiban Umum

 


BADUNG - Kantor Imigrasi Ngurah Rai telah melakukan pendeportasian terhadap seorang Warga Negara Arab Saudi berinisial ASAM (perempuan, 33 tahun) pada Rabu, 10 Juni 2026. Tindakan deportasi ini merupakan respons atas pelanggaran keimigrasian sekaligus gangguan ketertiban umum yang dilakukan oleh yang bersangkutan di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


Pada Rabu pagi sekitar pukul 08.30 WITA, petugas keamanan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melaporkan adanya seorang WNA yang membuat kegaduhan di kawasan bandara sehingga mengganggu kenyamanan dan ketertiban umum. WNA tersebut kemudian diamankan oleh pihak keamanan bandara dan selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pariwisata Kabupaten Badung.


Satpol PP Pariwisata Kabupaten Badung kemudian meneruskan koordinasi kepada Kantor Imigrasi Ngurah Rai disertai surat permohonan rekomendasi deportasi. Permohonan tersebut merujuk pada pelanggaran Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2016 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.


Dari hasil pemeriksaan diketahui ASAM datang ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada 7 April 2026 menggunakan Visa on Arrival untuk tujuan wisata. Izin tinggal yang diberikan berlaku hingga 6 Mei 2026.


Namun demikian, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui dan tidak memahami batas waktu izin tinggalnya di Indonesia. Ia baru menyadari telah overstay setelah dilakukan pembatalan keberangkatan melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 3 Juni 2026 dan tidak mampu membayar biaya beban overstay karena kehilangan kartu Bank Visa miliknya.


Imigrasi Ngurah Rai kemudian melakukan koordinasi dengan perwakilan konsuler negara asal yang bersangkutan guna memastikan proses deportasi berjalan sesuai prosedur. Selanjutnya, yang bersangkutan dipulangkan ke negara asalnya pada 10 Juni 2026 pukul 21.55 WITA menggunakan penerbangan Saudi Arabian Airlines tujuan Riyadh, Arab Saudi.


Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, mengimbau seluruh WNA yang berada di wilayah Indonesia untuk senantiasa memahami dan mematuhi ketentuan izin tinggal yang berlaku. Ketidaktahuan mengenai batas waktu tinggal tidak dapat dijadikan alasan pembenar atas pelanggaran keimigrasian.


“Pelanggaran terhadap ketentuan izin tinggal dapat dikenakan sanksi administratif maupun tindakan keimigrasian sesuai peraturan yang berlaku,” ujar Bugie.


Ia menegaskan, jajaran Imigrasi Bali berkomitmen penuh dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan di Bali, khususnya di fasilitas publik seperti bandara.


“Kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh WNA agar selalu memahami dan mematuhi ketentuan izin tinggal yang berlaku. Kami juga mengapresiasi sinergi yang baik antara pihak keamanan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Satpol PP Pariwisata Kabupaten Badung, dan Imigrasi Ngurah Rai dalam penanganan kasus ini secara cepat dan terkoordinasi,” tegasnya. (*) 

Monday, June 8, 2026

Progres Jembatan Garuda Capai 89,70 Persen

 


Tanah Bumbu — Kodim 1022/Tanah Bumbu masih berjuang melanjutkan pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 89,70 persen, dengan fokus pengerjaan pada jembatan oprit. Selasa (9/6/2026).


Pekerjaan dilakukan oleh tim tukang Kodim 1022/Tanah Bumbu bersama warga setempat. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pembangunan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang sedang dibangun. Kehadiran warga dalam proses ini menunjukkan antusiasme tinggi terhadap manfaat yang akan dirasakan setelah jembatan selesai.


Dalam kesempatan itu, Dandim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I. menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin di lapangan.


“Progres 89,70 persen ini adalah bukti nyata kerja keras tim Kodim bersama masyarakat. Tahapan pengerjaan oprit merupakan bagian penting untuk memastikan jembatan ini kokoh, aman, dan segera bisa digunakan. Kami berharap Jembatan Garuda segera rampung sehingga benar-benar memberikan manfaat besar bagi mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi di Tanah Bumbu,” ujar Dandim.


Beliau menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Garuda bukan hanya proyek fisik, tetapi juga wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan rakyat. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan jembatan ini segera selesai dan menjadi kebanggaan bersama.


Kegiatan pembangunan berjalan lancar, penuh semangat kebersamaan, dan mendapat apresiasi dari masyarakat yang menantikan hadirnya jembatan sebagai penghubung vital antarwilayah. (*)

Babinsa Ringinkembar Hadiri Bakti Sosial Trail untuk Perbaikan Masjid Al Ikhlas

 


Malang – Sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan sarana ibadah dan mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Desa Ringinkembar Koramil 0818/12 Sumbermanjing Wetan, Sertu Kuswadi, menghadiri kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Trail untuk Perbaikan Masjid Al Ikhlas yang dilaksanakan di Dusun Argosari, Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.


Kegiatan yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan tersebut diikuti oleh komunitas pecinta olahraga trail, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat. Melalui kegiatan sosial ini, para peserta tidak hanya menyalurkan hobi olahraga trail, namun juga turut berkontribusi dalam penggalangan dana dan bantuan untuk mendukung proses renovasi serta perbaikan Masjid Al Ikhlas yang menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Dusun Argosari.


Sertu Kuswadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan bakti sosial seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum, khususnya tempat ibadah yang memiliki peran penting dalam membina kehidupan spiritual dan sosial warga.


“Melalui kegiatan ini, kita dapat melihat semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang masih sangat kuat di tengah masyarakat. Semoga bantuan yang terkumpul dapat mempercepat proses perbaikan Masjid Al Ikhlas sehingga dapat dimanfaatkan dengan lebih nyaman oleh jamaah,” ujar Sertu Kuswadi.


Selain sebagai sarana penggalangan dana, kegiatan Baksos Trail juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarwarga dan komunitas trail dari berbagai daerah. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna mendukung setiap kegiatan positif yang dilaksanakan masyarakat.


Masyarakat Dusun Argosari menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap proses renovasi Masjid Al Ikhlas dapat segera selesai. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, pembangunan tempat ibadah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan aktivitas keagamaan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan Desa Ringinkembar. (*)

Danramil Tumpang Berikan Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan kepada Siswa SMP Diponegoro Tumpang

 


Malang – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, serta wawasan kebangsaan kepada generasi muda, Danramil 0818/22 Tumpang Kapten Inf Mujiono bersama Batuud Koramil 0818/22 Tumpang Peltu Untung dan anggota Koramil melaksanakan kegiatan Pembinaan Karakter dan Kedisiplinan kepada siswa-siswi SMP Diponegoro Tumpang. Kegiatan tersebut berlangsung di Makoramil 0818/22 Tumpang, Kabupaten Malang, dengan diikuti oleh 22 orang siswa.


Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi. Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kedisiplinan, tata tertib, etika pergaulan, wawasan kebangsaan, serta pentingnya menghormati orang tua dan guru dalam kehidupan sehari-hari.


Kapten Inf Mujiono menyampaikan bahwa pembinaan karakter sejak usia sekolah sangat penting untuk membentuk mental dan kepribadian yang kuat. Menurutnya, para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dipersiapkan dengan baik agar mampu menghadapi tantangan di masa depan.


Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan latihan dasar kedisiplinan seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB), yang bertujuan melatih kekompakan, ketertiban, serta rasa tanggung jawab. Para siswa tampak antusias dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat.


Pihak SMP Diponegoro Tumpang mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Koramil 0818/22 Tumpang. Pembinaan seperti ini dinilai sangat bermanfaat dalam membantu sekolah membentuk karakter peserta didik yang disiplin, berakhlak baik, dan memiliki semangat kebangsaan.


Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa mampu menerapkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta sikap positif dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. Koramil 0818/22 Tumpang berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi muda guna mewujudkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan cinta tanah air. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done