Jatim News

Wednesday, September 9, 2026

Tim Staf Ahli Pusterad Tinjau Sumur Bor TNI AD di Tiga Kecamatan Wilayah Kodim 0818

 


MALANG – Tim Staf Ahli Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) yang dipimpin oleh Brigadir Jenderal TNI Raja Benny Arifin melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengeboran sumur bor air bersih di wilayah Kabupaten Malang, Rabu (9/9/2026).


Peninjauan ini mencakup tiga titik lokasi di wilayah binaan Kodim 0818/Kab. Malang-Batu, yaitu Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Gedangan, dan Kalipare. Program penyediaan fasilitas air bersih ini merupakan bagian dari aksi nyata TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat terkait ketersediaan air bersih.


Selama peninjauan, Brigjen TNI Raja Benny Arifin mengecek langsung progress pengerjaan fisik serta memastikan kelancaran distribusi air bersih agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar secara maksimal.


Turut mendampingi tim Pusterad di lapangan, Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim 0818/Kab. Malang-Batu Kapten Cke Saiful beserta jajaran babinsa setempat.

Program pembuatan sumur bor ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang bagi krisis air bersih di wilayah pelosok sekaligus semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Malang. :::

Babinsa Donomulyo Dampingi Penyaluran BLT Dana Desa di Kedungsalam

 


Malang - Babinsa Koramil 0818/11 Donomulyo, Serda Dwi, melaksanakan pendampingan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga penerima manfaat di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, Rabu (9/9/2026).


Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Babinsa terhadap program pemerintah desa dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima. Kehadiran Babinsa juga bertujuan membantu menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama proses penyaluran berlangsung.


Serda Dwi turut memantau jalannya kegiatan serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan pihak terkait agar penyaluran BLT Dana Desa dapat berjalan sesuai ketentuan. Warga penerima manfaat mengikuti proses penyaluran dengan tertib.


BLT Dana Desa merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, khususnya warga yang masuk dalam kategori penerima manfaat sesuai dengan hasil pendataan dan ketentuan yang berlaku. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari serta meringankan beban ekonomi masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut, Babinsa mengimbau kepada warga penerima manfaat agar menggunakan bantuan yang diterima secara bijak dan mengutamakannya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.


Pendampingan yang dilakukan Babinsa Koramil 0818/11 Donomulyo ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI dengan pemerintah desa serta masyarakat.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan penyaluran BLT Dana Desa di Desa Kedungsalam dapat memberikan manfaat nyata bagi warga penerima manfaat serta mendukung terciptanya kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. :::

Sambut HUT TNI ke-81, Kodim 0818 Tanam 1.000 Pohon di Ledok Ombo

 


Malang - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-81, Kodim 0818/Malang-Batu menggelar kegiatan penanaman 1.000 pohon di Bumi Perkemahan Ledok Ombo, Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Rabu (9/9/2026).


Kegiatan penghijauan tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P. Penanaman pohon menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.


Dengan semangat menyambut HUT TNI ke-81, kegiatan penanaman 1.000 pohon di kawasan Ledok Ombo diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan. Selain membantu menjaga keseimbangan ekosistem, keberadaan pepohonan juga diharapkan mampu memperkuat fungsi kawasan sebagai ruang hijau serta menjaga kelestarian sumber daya alam.


Komandan Kodim 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho secara langsung turut melakukan penanaman pohon bersama para peserta kegiatan. Momentum tersebut sekaligus menjadi ajakan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya di wilayah Kabupaten Malang.


Kegiatan penghijauan ini juga mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, Kodim 0818/Malang-Batu terus mendorong berbagai upaya yang berkaitan dengan kepedulian sosial dan kelestarian lingkungan.


Penanaman 1.000 pohon di Bumi Perkemahan Ledok Ombo Poncokusumo menjadi salah satu bentuk kontribusi Kodim 0818/Malang-Batu dalam menyambut HUT TNI ke-81. Diharapkan pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang, sekaligus menjadi warisan positif dalam menjaga lingkungan di wilayah Kabupaten Malang. :::

Jaga Keamanan Karnaval Budaya, Babinsa Koramil 0818/26 Hadir di Tengah Warga Losari

 


Malang - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Babinsa Koramil 0818/26 Singosari, Sertu Molyadi, melaksanakan monitoring kegiatan karnaval budaya yang berlangsung di Kelurahan Losari, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Senin (7/9/2026).


Kegiatan karnaval budaya tersebut diikuti oleh masyarakat dengan menampilkan berbagai kreativitas dan keberagaman budaya sebagai bentuk rasa syukur serta semangat dalam memperingati momentum kemerdekaan Republik Indonesia.


Dalam pelaksanaan monitoring, Sertu Molyadi turut memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi yang kondusif selama rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.


Sertu Molyadi menyampaikan bahwa kegiatan karnaval budaya menjadi sarana positif untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan antarwarga. Selain itu, kegiatan tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal, melestarikan, dan mencintai budaya bangsa.


“Melalui kegiatan seperti ini, semangat persatuan dan gotong royong masyarakat dapat terus dipelihara. Kami sebagai Babinsa akan selalu hadir untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban sehingga seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan baik,” ujarnya.


Monitoring kegiatan oleh Babinsa Koramil 0818/26 Singosari tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung berbagai kegiatan positif di wilayah binaan.


Dengan semangat kemerdekaan, karnaval budaya di Kelurahan Losari diharapkan mampu memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kecintaan masyarakat terhadap budaya Indonesia. :::

Tuesday, September 1, 2026

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ungkap Peredaran Ganja di Medos, Tersangka Pengedar Diamankan

 


SURABAYA – Peredaran narkotika dengan memanfaatkan media sosial kembali menjadi perhatian Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Polda Jatim mengamankan seorang pemuda berinisial N.M.R. (23) dalam peredaran narkotika jenis ganja kering.


Dari pengungkapan tersebut, Polisi menyita delapan klip plastik berisi ganja kering dengan berat keseluruhan 41,8 gram. Dan sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan aktivitas peredaran juga turut diamankan.


Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Adik Agus Putrawan membenarkan pengungkapan perkara tersebut kita lakukan pada Rabu, (5/8) di wilayah Banyu Urip Kidul, Sawahan, Kota Surabaya.


"Saat kami lakukan penggeledahan, menemukan delapan klip plastik berisi ganja kering dengan berat 41,8 gram, yang di simpan dibawah meja kamar tersangka," tutur AKP Adik, pada Rabu (02/9/2026).


Selain ganja kering, Polisi juga mengamankan sebuah timbangan berwarna hitam, satu pak kertas papir, serta satu unit HP untuk transaksi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka N.M.R. mendapatkan ganja tersebut melalui transaksi media sosial Instagram (IG).


"Pelaku membeli sebanyak 11 klip ganja kering dengan nilai transaksi Rp1 juta. Pembayaran dilakukan melalui transfer." kata AKP Adik.


Setelah pembayaran dilakukan, tersangka kemudian mengambil paket ganja yang ditempatkan menggunakan sistem ranjau di kawasan wilayah Karah, Surabaya.


Paket tersebut, menurut keterangan AKP Adik, diletakkan di pinggir jalan, tepatnya di bawah sebuah batu dan dibungkus menggunakan kantong plastik.


Berdasarkan pengakuan pelaku, ganja tersebut ditawarkan kembali dalam dua ukuran. Untuk klip berukuran sedang, tersangka disebut memasang harga sekitar Rp210 ribu, sedangkan klip berukuran kecil sekitar Rp110 ribu.


Penjualan tidak dilakukan dalam jumlah yang tetap setiap harinya. Transaksi disebut bergantung pada adanya pesanan dari pembeli.


Penyidik menerapkan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana ketentuan pidananya telah disesuaikan melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. (*)

Kapolresta Sidoarjo Cek Kondisi Santri Ponpes Manbaul Hikam di Rumah Sakit, Pastikan Penanganan Maksimal

 


SIDOARJO - Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing turun langsung memantau kondisi kesehatan ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Putat, Kecamatan Tanggulangin, yang mengalami gangguan kesehatan diduga setelah mengonsumsi makanan, Selasa (1/9/2026).


Kapolresta Sidoarjo turut bersama Bupati Sidoarjo melakukan pengecekan ke sejumlah rumah sakit tempat para santri mendapatkan perawatan medis, di sejumlah rumah sakit diantaranya RSUD R.T. Notopuro dan RSI Siti Hajar.


Dalam kunjungannya, Kombes. Pol. Christian Tobing menyempatkan diri berkomunikasi langsung dengan para santri yang sedang menjalani perawatan dan memberikan dukungan kepada orang tua santri.


"Semoga segera pulih dan sehat kembali. Kami pastikan aman dan tim medis telah melakukan penanganan secara maksimal," kata Kombes. Pol. Christian Tobing.


Selain memberikan semangat kepada para santri, Kapolresta Sidoarjo juga mengimbau para orang tua agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya atau hoaks.


Menurutnya, Polresta Sidoarjo bersama pemerintah daerah dan tenaga kesehatan, serta pihak terkait, terus melakukan langkah-langkah penanganan guna memastikan proses pelayanan medis terhadap para santri berjalan aman dan lancar.


Polresta Sidoarjo juga memastikan pengamanan dilakukan sejak proses evakuasi para santri dari lokasi Pondok Pesantren Manbaul Hikam hingga tiba di sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.


"Alhamdulillah, semua santri yang dirawat di sejumlah rumah sakit telah tertangani dengan cepat dan baik, jadi tidak sampai ada korban meninggal dan saat ini seluruh santri sedang dalam perawatan pemulihan kesehatan,"pungkas Kombes Pol. Christian Tobing.


Di lokasi terpisah, Kasi Humas Polresta Sidoarjo, AKP Tri Novi Handono mengatakan, hingga pukul 09.00 waktu setempat, kondisi kesehatan para santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam yang dirawat sudah membaik dan sebagian sudah diperbolehkan pulang.


"Ada 420 orang dari total 505 santri telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit seiring membaiknya kondisi kesehatan mereka. Sementara yang masih dalam perawatan di rumah sakit ada 65 orang dan observasi 20 orang,"ujar AKP Novi. 


Sementara itu, proses penyelidikan dan pengujian sampel makanan oleh laboratorium dinas terkait masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti keracunan massal tersebut. 


AKP Novi kembali mengingatkan, agar masyarakat tenang dan tidak membuat maupun menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya.


"Kami imbau masyarakat dan pihak keluarga santri mohon tidak membuat maupun menyebarkan informasi yang berlebihan dan belum tentu kebenarannya," pungkas AKP Novi.(*)

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Malang Evaluasi Titik Blackspot

 


MALANG - Satlantas Polres Malang Polda Jawa Timur melakukan monitoring dan evaluasi di sejumlah titik yang masuk kawasan rawan kecelakaan atau blackspot serta lokasi rawan gangguan lalu lintas (troublespot). 


Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan kecelakaan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di dua lokasi, yakni titik blackspot di sekitar Pos Polisi Lawang dan titik troublespot di wilayah Kepuharjo, Kecamaan Karanploso.


Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan pemantauan dilakukan untuk mengetahui kondisi nyata di lapangan, termasuk faktor jalan, lingkungan, perlengkapan jalan hingga situasi arus lalu lintas yang berpotensi memicu kecelakaan atau gangguan lalu lintas.


"Monitoring ini sebagai upaya pencegahan. Kami melihat langsung kondisi jalan, lingkungan, perlengkapan jalan dan situasi lalu lintas untuk mengetahui faktor yang berpotensi memengaruhi keselamatan pengguna jalan," kata AKP Chelvin, Selasa (2/9/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polres Malang Polda Jawa Timur berkoordinasi dengan Jasa Raharja, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang serta pemerintah Kabupaten Malang. 


"Hasil pemantauan dan evaluasi menjadi bahan untuk menentukan langkah penanganan dan perbaikan bersama pada lokasi yang memiliki potensi kerawanan," terang AKP Chelvin.


Menurut AKP Chelvin, pemetaan titik rawan penting agar upaya pencegahan tidak hanya dilakukan setelah kecelakaan terjadi namun kondisi yang berpotensi membahayakan pengguna jalan perlu diketahui dan ditangani sedini mungkin.


"Kami bersama instansi terkait terus melakukan evaluasi terhadap titik-titik rawan. Harapannya, potensi kecelakaan bisa dicegah dan masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman," ujar AKP Chelvin.


Satlantas Polres Malang Polda Jawa Timur  juga mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan rawan kecelakaan untuk meningkatkan kewaspadaan, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan tetap mematuhi rambu serta marka lalu lintas.


"Keselamatan harus menjadi perhatian bersama. Pengendara juga kami imbau untuk selalu berhati-hati, tidak memaksakan kecepatan dan mengikuti aturan lalu lintas," pungkas AKP Chelvin.


Sementara itu, Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono menambahkan, upaya pencegahan kecelakaan akan terus dilakukan melalui pemantauan dan koordinasi bersama, khususnya pada lokasi yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.


"Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan melaporkan apabila menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan," pungkas AKP Budiono. (*)

Monday, August 31, 2026

Satgas Pangan Polresta Sidoarjo Sidak Pasar, Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman dan Stabil

 


SIDOARJO – Satgas Pangan Satreskrim Polresta Sidoarjo menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memantau ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok di Pasar Larangan, Sidoarjo, pada Senin (31/8/2026).


Kegiatan yang menggandeng Kepala Pasar Larangan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi gangguan distribusi maupun lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.


Dalam peninjauan tersebut, petugas berdialog langsung dengan sejumlah pedagang demi memastikan pasokan komoditas penting tetap terjaga.


Kasatgas Pangan Satreskrim Polresta Sidoarjo, Iptu Sahat Radot Siburian, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan monitoring secara berkala guna mengawal kondisi pangan di wilayahnya.


"Sidak ini bertujuan untuk mengetahui riil kondisi stok dan harga di lapangan. Kami ingin mengantisipasi sejak awal jika ada kendala distribusi yang bisa mengganggu pemenuhan kebutuhan masyarakat," ujar Iptu Sahat.


Dari hasil pantauan langsung di lapangan, petugas memastikan bahwa stok berbagai komoditas pangan penting dalam kondisi aman. 


Pergerakan harga di tingkat pedagang juga terpantau stabil tanpa adanya lonjakan yang signifikan.


Selain memantau harga, Satgas Pangan juga memperkuat koordinasi dengan pengelola pasar dan asosiasi pedagang. 


Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan iklim perdagangan yang sehat, menjaga stabilitas harga, serta menjamin masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan aman dan terjangkau. (*)

Polres Bojonegoro Perkuat Sinergi Harkamtibmas, Gelar Doa Bersama Komunitas Ojol

 


BOJONEGORO – Polres Bojonegoro Polda Jatim terus mengedepankan pendekatan humanis dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 


Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Cangkrukan dan Doa Bersama bersama Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu di halaman Gedung Serbaguna, Ledok Wetan, Kecamatan Bojonegoro Kota, Jumat (28/8/2026) pekan lalu.


Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Bojonegoro Kompol Ferry Dharmawan, para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Ketua Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu Suwito, serta puluhan anggota ojek online.


Suasana penuh keakraban mewarnai jalannya kegiatan yang menjadi wadah silaturahmi sekaligus memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara kepolisian dengan komunitas ojol dalam menjaga kondusivitas.


Dalam sambutannya, Kompol Ferry Dharmawan menyampaikan amanah dari Kapolres Bojonegoro, AKBP Yenni Diarty yang memberi apresiasi kepada seluruh anggota komunitas ojol yang telah meluangkan waktu untuk hadir. 


Kompol Ferry mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi sarana membangun komunikasi dua arah yang efektif antara Polri dan masyarakat, sehingga setiap persoalan maupun potensi gangguan keamanan dapat dideteksi dan diantisipasi sejak dini.


Kompol Ferry juga menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


"Rekan - rekan Ojol yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menjangkau berbagai wilayah, memiliki peran strategis sebagai mitra Polri dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif," ungkap Kompol Ferry.


Pada kesempatan tersebut, Wakapolres Bojonegoro mengimbau para pengemudi ojek online agar tidak ragu melaporkan setiap aktivitas yang diduga melanggar hukum maupun berpotensi mengganggu keamanan melalui layanan Call Center Polri 110.


Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi akan mempercepat langkah kepolisian dalam melakukan pencegahan maupun penanganan sehingga potensi gangguan keamanan dapat diminimalkan sedini mungkin.


Sebagai bentuk ikhtiar bersama, kegiatan dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama untuk memohon keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi Kabupaten Bojonegoro. 


Momentum tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus harapan agar sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjalin dalam menjaga persatuan dan stabilitas keamanan.


Sementara itu, Ketua Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu, Suwito, yang akrab disapa Wio, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Bojonegoro Polda Jatim yang terus membangun komunikasi dengan komunitas ojol. 


Menurut Wito, kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa Polri hadir sebagai mitra masyarakat yang terbuka terhadap masukan dan siap berkolaborasi dalam menjaga keamanan.


"Kami siap mendukung dan menyukseskan setiap program Polres Bojonegoro. Komunitas Ojol Bojonegoro Bersatu juga siap menjadi mitra kepolisian dengan memberikan informasi apabila menemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu kamtibmas," ujar Wito.


Komunitas Ojol berharap sinergi ini terus terjaga sehingga Bojonegoro tetap aman, bahagia, makmur, dan menjadi daerah yang membanggakan bagi seluruh masyarakat. (*)

Polres Ngawi Ingatkan Konsekuensi Hukum Bagi Pembakar Lahan


NGAWI — Memasuki musim kemarau, Kepolisian Resor (Polres) Ngawi Polda Jatim mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, hutan, sisa tanaman, maupun sampah. 


Langkah antisipasi ini diambil karena kondisi cuaca yang kering membuat api lebih mudah menyebar dan berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Ngawi.


Kapolres Ngawi,AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si menekankan bahwa pencegahan karhutla memerlukan kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat. 


AKBP Prayoga menyebut, selain mengancam kelestarian lingkungan, kabut asap yang ditimbulkan dari pembakaran juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, mencemari udara, serta merusak kesuburan tanah.


"Tindakan pembakaran lahan secara sengaja atau akibat kelalaian juga dipastikan memiliki konsekuensi hukum yang berat," tegas AKBP Prayoga, Selasa (1/9/2026)


Aturan tersebut lanjut AKBP Prayoga secara tegas diatur dalam Pasal 108 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.


"Jangan sampai karena kelalaian atau kesengajaan membakar lahan justru menimbulkan kerugian yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan. Mari kita cegah karhutla bersama-sama," ujar AKBP Prayoga.


Guna mengoptimalkan pengawasan di lapangan, Polres Ngawi Polda Jatim mengajak warga untuk segera melaporkan jika menemukan adanya aktivitas pembakaran lahan atau potensi titik api. 


Laporan masyarakat dapat disampaikan secara cepat melalui Call Center 110 bebas pulsa, layanan WhatsApp di nomor 082230110110, atau melalui kontak SPKT Polres Ngawi di nomor 0351-749510 dan 085236087800. (*)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done